Tampilkan postingan dengan label kebaikan sholat dhuha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kebaikan sholat dhuha. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Februari 2012

Keutamaan Sholat Dhuha

Keutamaan Sholat Dhuha

Sunat Dhuha adalah salah satu shalat sunat yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka
adalah kebaikan bagi kita untuk mengetahui sunnah ini.

Dari Abu Dzar, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda: “Pada pagi hari setiap tulang (persendian) dari
kalian akan dihitung sebagai sedekah. Maka setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil
adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, memerintahkan kebaikan (amar ma’ruf) dan melarang dari berbuat
munkar (nahi munkar) adalah sedekah. Semua itu cukup dengan dua rakaat yang dilaksanakan di waktu Dhuha.”
[HR. Muslim, Abu Dawud dan riwayat Bukhari dari Abu Hurairah]
Dari Abu Hurairah, ia berkata: “Kekasihku Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah berwasiat kepadaku tiga perkara: [1] puasa
tiga hari setiap bulan, [2] dua rakaat shalat Dhuha dan [3] melaksanakan shalat witir sebelum tidur.”
[HR. Bukhari, Muslim, Turmuzi, Abu Dawud, Nasa’i, Ahmad dan Ad-Darami]
Dari Abud Darda, ia berkata: “Kekasihku telah berwasiat kepadaku tiga hal. Hendaklah saya tidak pernah meninggalkan
ketiga hal itu selama saya masih hidup: [1] menunaikan puasa selama tiga hari pada setiap bulan, [2] mengerjakan
shalat Dhuha, dan [3] tidak tidur sebelum menunaikan shalat Witir.”
[HR. Muslim, Abu Dawud, Turmuzi dan Nasa’i]
Anjuran Sholat Dhuha
Dari Aisyah, ia berkata: “Saya tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menunaikan
shalat Dhuha, sedangkan saya sendiri mengerjakannya. Sesungguhnya Rasulullah SAW pasti akan meninggalkan
sebuah perbuatan meskipun beliau menyukai untuk mengerjakannya. Beliau berbuat seperti itu karena khawatir jikalau
orang-orang ikut mengerjakan amalan itu sehingga mereka menganggapnya sebagai ibadah yang hukumnya wajib
(fardhu).”
[HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ahmad, Malik dan Ad-Darami]
Dalam Syarah An-Nawawi disebutkan:
Aisyah berkata seperti itu karena dia tidak setiap saat bersama Rasulullah. Pada saat itu Rasulullah memiliki istri
sebanyak 9 (sembilan) orang. Jadi Aisyah harus menunggu selama 8 hari sebelum gilirannya tiba. Dalam masa 8 hari itu, tidak selamanya Aisyah mengetahui apa-apa yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di rumah istri beliau yang lain.

Dengan Sholat Dhuha, Kita raih Kesuksesan

Sebenarnya, jalan untuk meraih kesuksesan dengan kesabaran dan rasa syukur sangatlah banyak. kita ambil saja 1 contoh dengan sholat dhuha.
kesuksesan dalam sholat dhuha melalui kunci syukur dan sabar. Melalu kedua kunci ini , kita akan mendapatkan kesuksesan yang sangat besar nilainya, lebih dari kesuksesan yang berwujudmateri atau kesuksesan dunia.
Orang yang senantiasa bersabar dan bersyukur dalam setiap kehidupannya akan selalu mendapatkan kebaikan dan kemuliaan dari Allah SWT. Jika landasan utamanya karena Allah dan berpijak pada kesabaran dan rasa syukur, maka semua perbuatannya termasuk kegiatan baik yang akan mendatangkan pahala yang sangat besar.

Rasulullah bersabda :"Sungguh mengagumkan perkara seorang mukmin. Seluruh perkaranya adalah kebaikan baginya. Yang demikian itu tidaklah dimiliki oleh seorang pun kecuali seorang mukmin. Jika mendapatkan kelapangan, ia bersyukur, maka yang demikian itu baik baginya. Dan jika ia ditimpa kemudharatan/kesusahan, ia bersabar, maka yang demikian itu juga baik baginya." (HR.Muslim)

Mengenai Hadist tersebut, as-Syekh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin Ra. berkata,"Setiap manusia tidak bisa lepas dari ketetapan Allah Swt, baik dalam keadaan lapang maupun sempit.
Seorang mukmin senantiasa dalam kebaikan pada setiap keadaan yang ditakdirkan Allah Swt. Bila ditimpa kesusahan, ia bersabar dan menanti datangnya kelapangan dari Allah Swt. serta mengaharap pahala maka ia pun meraih pahala orang-orang yang bersabar. Bila mendapat kelapangan berupa nikmat dan karunia agama seperti ilmu dan amal shalih.